Selasa, 05 April 2016

FUNGSI AVERAGE, DAN AVERAGEIF

FUNGSI AVERAGE, DAN AVERAGEIF

Artikel ini menguraikan sintaks rumus dan penggunaan fungsiAVERAGEIF dalam Microsoft Excel.

Deskripsi

Mengembalikan nilai rata-rata (nilai rata-rata aritmatika) dari semua sel dalam range yang memenuhi kriteria.

Sintaks

AVERAGEIF(range, criteria, [average_range])
Sintaks fungsi AVERAGEIF memiliki argumen berikut:
  • Range    Diperlukan. Satu atau beberapa sel yang akan dihitung rata-ratanya, termasuk angka atau nama, array, atau referensi yang berisi angka.
  • Criteria    Diperlukan. Kriteria dalam bentuk angka, ekspresi, referensi sel, atau teks menentukan sel mana yang akan dihitung rata-ratanya. Misalnya, criteria dapat dinyatakan sebagai 32, "32", ">32", "apel", atau B4.
  • Average_range    Opsional. Kumpulan sel sesungguhnya yang akan dihitung rata-ratanya. Jika dikosongkan, maka range digunakan.

Keterangan

  • Sel dalam range yang berisi TRUE atau FALSE diabaikan.
  • Jika sebuah sel dalam average_range berupa sel kosong, maka AVERAGEIF akan mengabaikannya.
  • Jika range kosong atau berupa nilai teks, AVERAGEIF mengembalikan nilai kesalahan #DIV0!.
  • Jika sebuah sel dalam criteria kosong, AVERAGEIF memperlakukannya sebagai sebuah nilai 0.
  • Jika tidak ada sel dalam range yang memenuhi criteria, AVERAGEIF mengembalikan nilai kesalahan #DIV/0!.
  • Anda dapat menggunakan karakter wildcard, tanda tanya (?) dan tanda bintang (*), dalam kriteria. Tanda tanya cocok dengan karakter tunggal apa pun; tanda bintang cocok dengan urutan karakter apa pun. Jika Anda ingin menemukan tanda tanya atau tanda bintang aktual, ketikkan tilde (~) sebelum karakter.
  • Average_range tidak harus sama ukuran dan bentuknya dengan range. Sel aktual yang akan dihitung rata-ratanya ditentukan dengan menggunakan sel kiri atas dalam average_range sebagai sel awal, lalu menyertakan sel-sel yang sesuai ukuran dan bentuknya dengan range. Misalnya:
Jika range adalah
Dan average_range adalah
Maka sel aktual yang dievaluasi adalah
A1:A5
B1:B5
B1:B5
A1:A5
B1:B3
B1:B5
A1:B4
C1:D4
C1:D4
A1:B4
C1:C2
C1:D4
CATATAN   Fungsi AVERAGEIF mengukur tendensi sentral, yang merupakan lokasi sentral sekelompok angka dalam distribusi statistik. Tiga ukuran paling umum tendensi sentral adalah:
  • Rata-rata     yang merupakan nilai rata-rata aritmatika, dan dihitung dengan menambahkan sekelompok angka lalu membaginya dengan hitungan angka tersebut. Misalnya, rata-rata dari 2, 3, 3, 5, 7, dan 10 adalah 30 dibagi 6, yaitu 5.
  • Median     merupakan angka tengah sekelompok angka; jadi, separuh dari angka-angka tersebut mempunyai nilai yang lebih besar dari mediannya, dan separuh angka mempunyai nilai yang lebih kecil dari median. Misalnya, median dari 2, 3, 3, 5, 7, dan 10 adalah 4.
  • Modus     yang merupakan angka yang paling sering muncul dalam sekelompok angka. Misalnya, modus dari 2, 3, 3, 5, 7, dan 10 adalah 3.
Untuk distribusi simetris dari sekelompok angka, ketiga ukuran tendensi sentral ini semuanya sama. Untuk distribusi condong dari sekelompok angka, bisa berbeda.

Contoh AVERAGE

Buku kerja di bawah ini memperlihatkan contoh fungsi ini. Periksalah contohnya, ubah rumus yang ada, atau masukkan rumus Anda sendiri untuk mempelajari cara kerja fungsi ini.
Salin contoh data di dalam tabel berikut ini dan tempel ke dalam sel A1 lembar kerja Excel yang baru. Agar rumus memperlihatkan hasil, pilih datanya, tekan F2, lalu tekan Enter. Jika perlu, Anda bisa menyesuaikan lebar kolom untuk melihat semua data.
Nilai Properti
Komisi
100000
7000
200000
14000
300000
21000
400000
28000
Rumus
Deskripsi
Hasil
=AVERAGEIF(B2:B5,"<23000")
Rata-rata semua komisi yang lebih kecil dari 23000. Tiga dari empat komisi memenuhi kondisi ini, dan totalnya adalah 42000.
14000
=AVERAGEIF(A2:A5,"<250000")
Rata-rata semua nilai properti yang lebih kecil dari dari 250000. Dua dari empat nilai properti memenuhi kondisi ini, dan totalnya adalah 300000.
150000
=AVERAGEIF(A2:A5,"<95000")
Rata-rata semua nilai properti yang lebih kecil dari 95000. Karena nilai properti memenuhi kondisi ini adalah 0, fungsi AVERAGEIF mengembalikan kesalahan #DIV/0! karena mencoba membagi dengan 0.
#DIV/0!
=AVERAGEIF(A2:A5,">250000",B2:B5)
Rata-rata semua komisi dengan nilai properti lebih besar dari 250000. Dua komisi memenuhi kondisi ini, dan totalnya adalah 49000.
24500
Untuk bekerja secara lebih mendalam dengan data contoh di Excel, unduh buku kerja yang disematkan ke komputer Anda, lalu buka di Excel.

Contoh AVERAGEIF

Wilayah
Laba (Ribuan)
Timur
45678
Barat
23789
Utara
-4789
Selatan (Kantor Baru)
0
MidWest
9678
Rumus
Deskripsi
Hasil
=AVERAGEIF(A2:A6,"=*West",B2:B6)
Rata-rata semua laba untuk kawasan Barat dan MidWest.
16733,5
=AVERAGEIF(A2:A6,"<>*(New Office)",B2:B6)
Rata-rata semua laba untuk semua kawasan termasuk kantor baru.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar